RSS

Jumat, 07 Juni 2013

KOMUNIKASI MEDIA


24 Maret 2013
INDONESIA Vs ARAB SAUDI
Dalam Orientasi Bisnis Media

Pertandingan Pra Piala Asia 2015 antara Indonesia melawan Arab Saudi pada 23 Maret 2013 tadi malam sudah pasti menjadi acara televisi paling ditunggu oleh masyarakat dari semua acara televisi yang lainnya. Masyarakat Indonesia kususnya pecinta sepak bola tidak bakalan mau ketinggalan menyaksikan pertandingan Timnas kebanggaan tanah airnya sendiri. Apalagi sebelumnya Ttimnas Indonesia kalah pada laga melawan Iraq dengan hasil 0:1. Harapan masyarakat yang ingin melihat Timnas kesayangannya memenangkan laga tentu menjadi faktor utama bagi masyarakat untuk menyaksikan pertandingan Timnas lewat media televisi (yang tidak mungkin menyaksikan pertandingan langsung di stadion) dikandang sendiri.
Permainan Bisnis Media
Media nasional yang cerdas takkan begitu saja melewatkan momen cantik ini untuk memperoleh hak siar pertandingan timnas. Selain laga disiarkan pada jam tayang prime time, acara pertandingan sepak bola Indonesia melawan Arab Saudi bakal menjadi program acara televisi paling
menarik untuk ditunggu-tunggu penonton. Jutaan penonton televisi secara langsung akan menaikkan rating televisi yang menyiarkan acara pertandingan sepak bola Timnas. Inilah peluang besar yang dilihat oleh media televisi.
Stasion televisi mana tak tertarik menyiarkan acara yang memiliki jaminan rating penonton sangat tinggi?
Perselisihan hak siaran yang sempat terjadi antara SCTV dan RCTI pun akhirnya dimenangkan oleh SCTV. Pihak SCTV yang memiliki hak siaran kemudian mem-blow up acara pertandingan Pra Piala Asia Timnas Indonesia melawan Arab Saudi dengan tujuan menarik perhatian dari penonton sebanyak mungkin.
Upaya untuk mem-blow up acara dengan tujuan perolehan rating penonton yang tinggi tak lepas dari fungsi Public Releathion perusahaan media sendiri. Sebagaimana Bonar (1987:21) merumuskan tujuan PR adalah :
  1. Public understanding (pengertian publik)
  2. Public confidence ( kepercayaan publik)
  3. Public support (dukungan publik)
  4. Public cooperation (kerjasama publik)
Blow up media ini akan sangat menguntungkan bagi medianya sendiri untuk kepentingan marketting program acara yang nantinya diharapkan dapat menarik sponsor yang banyak.
Marketing Program
Besar kecilnya income SCTV pada program siaran pertandingan sepak bola Timnas Pra Piala Asia dipengaruhi oleh kinerja PR. Pada konteks manajemen tugas public releation selanjutnya adalah menyusun strategi komun ikasi bisnis dan strategi komunikasi pemasaran untuk menarik sponsor pada acara pertandingan timnas. Peran PR disini menjadi sangat vital dalam menentukan income bagi perusahaan yang dalam hal ini adalah perusahaan media televisi SCTV. Terlepas dari apa dan bagaimana cara PR SCTV dalam memasarkan acara pertandingan sepak bola Timnas Pra Piala Asia, program siaran pertandingan ini mendapat 4 sponsor utama.
Pengukuran keberhasilan
Keberhasilan sebuah program TV diukur oleh tingkat konsumsi program tersebut oleh pemirsa atau biasa disebut pemeringkatan. Pengukuran peringkat dilakukan oleh lembaga riset yang menempatkan alat bernama "people meter" pada beberapa responden.
Keberhasilan SCTV sebagai penyiar program pertandingan Pra Piala Asia antara Indonesia melawan Arab Saudi tidak terlepas juga dari faktor sumber daya manusia yang dimiliki oleh media tersebut. SCTV yang memperoleh hak siar acara membuktikan bahwa tingkat kemampuan SDM mereka mumpuni dalam mengelola acara dan kegiatan yang berstandar internasional.

0 komentar:

Posting Komentar