24
Maret 2013
INDONESIA
Vs ARAB SAUDI
Dalam
Orientasi Bisnis Media
Pertandingan
Pra Piala Asia 2015 antara Indonesia melawan Arab Saudi pada 23 Maret 2013 tadi
malam sudah pasti menjadi acara televisi paling ditunggu oleh masyarakat dari
semua acara televisi yang lainnya. Masyarakat Indonesia kususnya pecinta sepak bola
tidak bakalan mau ketinggalan menyaksikan pertandingan Timnas kebanggaan tanah
airnya sendiri. Apalagi sebelumnya Ttimnas Indonesia kalah pada laga melawan
Iraq dengan hasil 0:1. Harapan masyarakat yang ingin melihat Timnas
kesayangannya memenangkan laga tentu menjadi faktor utama bagi masyarakat untuk
menyaksikan pertandingan Timnas lewat media televisi (yang tidak mungkin
menyaksikan pertandingan langsung di stadion) dikandang sendiri.
Permainan
Bisnis Media
Media
nasional yang cerdas takkan begitu saja melewatkan momen cantik ini untuk
memperoleh hak siar pertandingan timnas. Selain laga disiarkan pada jam tayang prime time, acara pertandingan sepak
bola Indonesia melawan Arab Saudi bakal menjadi program acara televisi paling
menarik untuk ditunggu-tunggu penonton. Jutaan penonton televisi secara
langsung akan menaikkan rating televisi
yang menyiarkan acara pertandingan sepak bola Timnas. Inilah peluang besar yang
dilihat oleh media televisi.
Stasion
televisi mana tak tertarik menyiarkan acara yang memiliki jaminan rating penonton sangat tinggi?
Perselisihan
hak siaran yang sempat terjadi antara SCTV dan RCTI pun akhirnya dimenangkan
oleh SCTV. Pihak SCTV yang memiliki hak siaran kemudian mem-blow up acara
pertandingan Pra Piala Asia Timnas Indonesia melawan Arab Saudi dengan tujuan
menarik perhatian dari penonton sebanyak mungkin.
Upaya
untuk mem-blow up acara dengan tujuan perolehan rating penonton yang tinggi tak lepas dari fungsi Public Releathion perusahaan media
sendiri. Sebagaimana Bonar (1987:21) merumuskan tujuan PR adalah :
- Public understanding (pengertian publik)
- Public confidence ( kepercayaan publik)
- Public support (dukungan publik)
- Public cooperation (kerjasama publik)
Blow up media ini akan sangat
menguntungkan bagi medianya sendiri untuk kepentingan marketting program acara
yang nantinya diharapkan dapat menarik sponsor yang banyak.
Marketing Program
Besar kecilnya income SCTV pada program siaran
pertandingan sepak bola Timnas Pra Piala Asia dipengaruhi oleh kinerja PR. Pada
konteks manajemen tugas
public releation selanjutnya adalah
menyusun strategi komun ikasi bisnis dan strategi komunikasi pemasaran untuk
menarik sponsor pada acara pertandingan timnas. Peran PR disini menjadi sangat
vital dalam menentukan income bagi
perusahaan yang dalam hal ini adalah perusahaan media televisi SCTV. Terlepas
dari apa dan bagaimana cara PR SCTV dalam memasarkan acara pertandingan sepak
bola Timnas Pra Piala Asia, program siaran pertandingan ini mendapat 4 sponsor
utama.
Pengukuran
keberhasilan
Keberhasilan
sebuah program TV diukur oleh tingkat konsumsi program tersebut oleh pemirsa
atau biasa disebut pemeringkatan. Pengukuran peringkat dilakukan oleh lembaga
riset yang menempatkan alat bernama "people meter" pada beberapa
responden.
Keberhasilan SCTV sebagai
penyiar program pertandingan Pra Piala Asia antara Indonesia melawan Arab Saudi
tidak terlepas juga dari faktor sumber daya manusia yang dimiliki oleh media
tersebut. SCTV yang memperoleh hak siar acara membuktikan bahwa tingkat
kemampuan SDM mereka mumpuni dalam mengelola acara dan kegiatan yang berstandar
internasional.

0 komentar:
Posting Komentar