Fungsi Surat Kabar
Pada jaman modern sekarang ini, surat kabar
tidak hanya mengelola berita, tetapi juga aspek-aspek lain untuk isi surat
kabar. Karena itu fungsi surat kabar sekarang meliputi berbagai aspek, yaitu :
a.
Menyiarkan informasi (to inform)
Adalah fungsi surat kabar yang pertama dan utama khalayak pembaca
berlangganan atau membeli surat kabar karena memerlukan informasi mengenai
berbagai hal mengenai peristiwa yang terjadi, gagasan atau pikiran orang lain,
apa yang dilakukan orang lain, apa yang dikatakan orang lain dan lain
sebagainya.
b.
Mendidik (to
educate)
Sebagai sarana pendidikan massa (Mass Education),
surat kabar memuat
tulisan-tulisan yang mengandung pengetahuan, sehingga khalayak pembaca
bertambah pengetahuannya. Fungsi mendidik ini bisa secara implicit dalam bentuk
berita, bisa juga secara eksplisit dalam bentuk artikel atau tajuk rencana.
Kadang-kadang cerita bersambung atau berita bergambar juga mengandung aspek
pendidikan.
c.
Menghibur (to
entertain)
Hal-hal yang bersifat hiburan sering dimuat surat kabar untuk mengimbangi
berita-berita berat (Hard News) dan artikel yang berbobot. Isi surat
kabar yang bersifat hiburan bisa berbentuk cerita pendek, cerita bersambung,
cerita bergambar, teka-teki silang, pojok, karikatur, tidak jarang juga berita
mengandung minat insani (Human Interest) dan kadang-kadang tajuk
rencana.
d.
Mempengaruhi (to influence)
Mempengaruhi adalah fungsinya yang keempat yakni fungsi mempengaruhi yang
menyebabkan surat kabar memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat.
Fungsi mempengaruhi dari surat kabar secara implicit terdapat pada berita,
sedang secara eksplisit terdapat pada tajuk rencana dan artikel. Fungsi
mempengaruhi khusus untuk bidang perniagaan pada iklan-iklan yang dipesan oleh
perusahaan-perusahaan (Effendy, 2006: 122-123).
Selain hal tersebut di atas surat kabar
sebagai media massa mempunyai peranan yang sangat penting dalam masyarakat
seperti dikatakan Oetomo ;
“Berbagai penelitian mengungkapkan orang mambaca surat kabar, hal itu
merupakan sarana untuk hidup, pers menjadi perabot rumah tangga yang lebih
dalam maknanya dari perabot meja dan kursi, pers menjadi sarana hidup sebab
untuk hidup orang perlu mengetahui lingkungannya dan berkomunikasi dengan
lingkungannya, untuk masyarakat semakin luas, kompak serta pesatnya
perkembangan pers menjadi sarana disamping berbagai media massa lainnya”
Arti pentingnya surat kabar terletak pada
fungsi utamanya dalam melengkapi berita bagi para pembacanya, sebagai agen
perubahan sosial. Menurut Schramm surat kabar atau pers dapat melakukan
peran-peran sebagai berikut :
a.
Pers dapat memperluas cakrawala pemandangan.
Melalui surat kabar orang dapat mengetahui kejadian-kejadian yang dialami di
negara-negara lain.
b.
Pers dapat memusatkan perhatian khalayak
dengan pesan-pesan yang ditulisnya. Dalam masyarakat modern gambaran kita
tentang lingkungan yang jauh diperoleh dari pers dan media massa lainnya,
masyarakat menilai menggantungkan pengetahuan pers dan media massa.
c.
Pers mampu meningkatkan aspirasi. Dengan
penguasaan media, suatu masyarakat dapat mengubah kehidupan mereka dengan cara
meniru apa yang disampaikan oleh media tersebut.
d.
Pers mampu menciptakan suasana membangun.
Melalui pers dan media massa dapat disebarluaskan informasi kepada masyarakat,
ia dapat memperluas cakrawala, pemikiran serta membangun simpati, memusatkan
perhatian pada tujuan pembangunan sehingga tercipta suasana pembangunan yang
serasi dan efektif.
Dengan demikian surat kabar telah membawa
banyak perubahan pada kehidupan individu dan masyarakatlewat berita-berita dan
artikel yang disajikan, serta iklan-iklan yang ditawarkan dengan berbagai
bentuk dan tulisan yang menarik, cakrawala pandangan seseorang menjadi
bertambah, sehingga dapat tercipta aspirasi untuk membenahi diri dan
lingkungannya.

0 komentar:
Posting Komentar