Opini (Views) dalam Surat Kabar
Secara harfiah, makna opini adalah pendapat. Opini (views) merupakan salah
satu produk jurnalistik yang dalam surat kabar biasanya meliputi : artikel,
tajuk rencana (editorial), karikatur, pojok, kolom, dan surat pembaca. Selain opini, ada
pula pakar ilmu jurnalistik yang menggunakan istilah lain, yaitu ulasan (view).
Kusadi Suhandang, 2010:149, menjelaskan mengenai ulasan atau view
:
“Dalam kamus besar bahasa Indonesia terbitan balai pustaka Jakarta
(1990: 986) istilah ulasan diartikan sebagai kupasan atau tafsiran
terhadap suatu masalah. Sedangkan ulasan atau tanggapan atas berita, pidato dan
sebagainya, untuk tujuan menerangkan atau menjelaskannya, kamus tersebut (1990:
452) menunjuk pada kata komentar. Adapun kata kupasan dijelaskan sebagai
analisis, uraian, atau kritik terhadap sesuatu masalah (Moeliono, 1990: 477).
Menurut Vincent Price, opini adalah :
“Judgment formed in the mind about particular action on proposed action
of collective concern. Pendapat yang terbentuk dalam pikiran tentang
berbagai macam kegiatan atau mengemukakan kegiatan yang menjadi
perhatian bersama”(Sunargo, 1997:88).
Istilah ulasan ini diartikan sebagai komentar, lisan maupun
tulisan terhadap suatu peristiwa, seseorang atau opini seseorang. Ulasan atau view
pada hakikatnya merupakan tulisan
atau ucapan yang berbentuk komentar terhadap suatu masalah, pendapat orang
lain, peristiwa, ataupun situasi dan kondisi lingkingan sekitar.[1]
Komentar dalam arti uraian yang bersifat analitik dan kritik. Pemisahan secara tegas berita dan opini, merupakan konsekuensi dari norma
dan etika luhur jurnalistik yang tidak menghendaki berita sebagai fakta
objektif, diwarnai atau dibaurkan dengan opini sebagai pandangan yang sifatnya
subjektif.
[1] Kustadi Suhandang, Pengantar JURNALISTIK
seputar Organisasi, Produk dan Kode etik, Nuansa, 2010. H. 150.

0 komentar:
Posting Komentar